Posted by : Shandy Sinaga Mei 17, 2013

Dulu, mungkin sebagian siswa termasuk gue ngerasain bahwa masuk sekolah itu saat-saat yang membosankan di dalam hidup. Masuk sekolah, baik sekolah tingkat dasar, tingkat menengah, bahkan sampai Ke SMK  pun membuat bosan. Apalagi sekarang Masuk pagi pulang sore ,,
 gue waktu itu menganggap bahwa sebagian guru yang mengajarkan gue kurang memiliki Ngerti apa yang gue rasakan , dan guru-guru tidak dapat mengajar dengan apa yang mereka dapat lakukan. 
Beberapa guru nggk bisa nerangin materi dengan cara-cara yang menarik dan dapat diterapkan untuk gue. Dan, itu membuat gue merasa bosan dengan sekolah. Saya pun menganggap sekolah sebagai sebuah penjara.
Lalu, saat mengalami peningkatan interest terhadap dunia pedagogi, gue pun mulai bertanya-tanya tentang “PENJARA”?

Apakah yang gue ucapin itu layak diucapkan oleh seorang yang sudah mendapatkan sesuatu yang luar biasa dari sebuah tempat yang disebut dengan “PENJARA”
. Yeah, mungkin banyak siswa juga yang bilang bahwa sekolah adalah sebuah penjara,

Nah kalo sekolah agama / Pesantren apa dong ?
Mungkin  PENJARA SUCI.

 Well, gue nggk tau berapa banyak siswa ama santri yang nganggep sekolah atau pesantren sebagai penjara, tapi intinya, banyak siswa yang nganggep lembaga pendidikan sebagai sebuah PENJARA.
Tapi, ingat sebuah penjara adalah tempat di mana orang-orang yang sudah “wajib hukum” melakukan kejahatan ditempatkan.

Di penjara kan,?  kebebasan kita serasa dilucuti. Martabat kita terinjak-injak (Mau Mantan Pemerintah, Ketua Geng Motor atau apalah ,,), Mungkin serasa sama seperti di sekolah jika di pikir pikir .. !

Dan, itu merupakan sebuah hukuman bagi mereka karena mereka tidak taat terhadap hukum yang berlaku.

Tapi, di sekolah sebenarnya kita harus bisa menghabiskan waktu lebih banyak untuk melakukan apa yang diperintahkan oleh para penegak hukum di sekolah (guru, pimpinan, pengurus, staf atau apapun itu)…
Well , ini memang sebuah pikiran yang tidak etis, tapi menggambarkan sesuatu yang terjadi di latar belakang. Pertanyaan: “KENAPA ANAK SEKOLAH MENGANGGAP SEKOLAH ITU MEMBOSANKAN???” Jawaban yang Anda berikan bisa bervariasi, tapi memang saya lebih menyukai kesederhanaan… Berikut ini adalah apa yang saya rasakan 
Sebagian besar siswa dan santri lebih menyukai kebebasan daripada tanggung jawab. Ini terbukti, kenapa saya dulu merasa sumringah terhadap sesuatu yang disebut dengan “liburan”. Ini juga merupakan sebab kenapa dulu sewaktu liburan cenderung menghabiskan waktu untuk senang-senang saja, bahkan dibilang sebebas-bebasnya.
Yang kedua, bagi saya dulu berpikir seperti ini: “Jika para pendidik benar-benar ingin para siswa untuk berhasil, mereka akan memberikan alasan bagi anak-anak yang ingin sukses (bla bla bla)…” atau “Now, give me the reason how I can be successful!!!”
Terkesan “pemberontak”? It’s up to you to judge me. Nah, tapi, gue nggk tahu apa solusinya. Marilah kita berdiskusi tentang masalah ini, agar nanti di kemudian hari, sekolah adalah tempat yang sangat menyenangkan. Sekolah menjadi sebuah tempat yang penuh dengan pendidikan dan keceriaan. dan juga yang penting adalah
Buatlah sekolah menjadi tempat Kebebasan BUKAN  Seperti Penjara, Sekolah bukanlah penjara

{ 3 komentar... read them below or Comment }

Sopan Dan Ramah Berkomentarnya ,

>
<

Google+ Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Total Pageviews

- Copyright © 2013 Shandy Curat - Coret - DJogzs - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -